JARINGAN DASAR


|
J a r i n g a n D a s a r
Jaringan Dasar
Output device
merupakan perangkat keras komputer yang digunakan untuk
mengkomunikasikan hasil pengolahan data yang dilakukan oleh komputer untuk
pengguna.
CPU (Central Processing Unit)
atau
prosesor
merupakan pemroses data
dalam sebuah perangkat komputer. 
Random access memory (RAM)
merupakan tempat didalam komputer dimana
OS, program aplikasi dan data yang sedang digunakan disimpan sehingga dapat
dicapai dengan cepat oleh prosesor.
Motherboard
merupakan pengendali atau pengontrol semua hal yang terhubung
untuk berkomunikasi dengan peranti yang lainnya dalam sistem.
Jumper
merupakan connector (penghubung) sirkuit elektrik yang digunakan
untuk menghubungkan atau memutus hubungan pada suatu sirkuit.
Power supply
merupakan alat yang menyediakan tenaga listrik bagi semua
komponen di dalam unit sistem.
APT
Advance Packaging Tool (APT) adalah aplikasi berbasis command line
yang dapat digunakan untuk menangani urusan instalasi dan un
-
install paket
software berbasis d
istro debian dan turunannya. APT mempermudah proses
manajemen software pada sistem berbasis Unix dengan mengotomatisasikan
pengambilan ketergantungan paket yang dibutuhkan, melakukan konfigurasi, dan
instalasi paket dalam bentuk binari atau dengan melakuka
n kompilasi paket
source kode.
Mirror
Dalam istilah manajemen paket, mirror adalah alternatif lokasi repositori
paket dari repositori paket utama yang sudah tersedia. Dengan adanya mirror yang posisi jaringannya terdapat dekat dengan pengguna maka permasalahan minimnya alokasi bandwidth yang tersedia diharapkan dapat tertangani dengan baik
|

Tidak tergantung pada perangkat keras atau sistem operasi jaringan
tertentusehingga TCP/IP cocok untuk menyatukan bermacam macam network, misalnya Ethernet, token ring, dial
- up line, X
- 25 net dan lain lain.
Cara pengalamatan bersifat unik dalam skala global, memungkinkan
komputer dapat mengidentifikasi secara unik komputer yang lain dalam seluruh jaringan, walaupun jaringannya sebesar jaringan world wide
Internet. Setiap komputer yang tersambung dengan jaringan TCP/IP (Internet) akan memiliki address yang hanya dimiliki olehnya.
TCP/IP memiliki fasilitas routing
dan jenis
-
jenis layanan lainnya yang
memungkinkan diterapkan pada internetwork.
1.1.
Arsitektur dan Protokol Jaringan TCP/IP Dalam arsitektur jaringan komputer, terdapat suatu lapisan- lapisan ( layer) yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection ( OSI ). Standard ini terdiri dari 7 lapisan protokol yang menjalankan fungsi komunikasi antara 2 komputer. Dalam TCP/IP hanya terdapat 5 lapisan sbb :
Application Layer
Application Layer
Transport Layer
Internet Layer
Network Access Layer
Physical Layer
Presentation Layer
Session Layer
Transport Layer
Network Layer
Data Link Layer
Physical Layer
Arsitektur OSI Arsitektur TCP/IP
Gambar 14.Perbandingan Arsitektur OSI dan TCP/IP
Walaupun jumlahnya berbeda, namun semua fungsi dari lapisan- lapisan arsitektur OSI telah tercakup oleh arsitek tur TCP/IP. -

Komentar

Postingan populer dari blog ini

konfigurqsi mikrotik

teknologi informasi dan komonikasi

mengenal perbedaan HUB,SWITCH,BRIDGE,dan ROUTER